Strategi Hebitren Dalam Transformasi Kelembagaan Ekonomi Pesantren
Strategi Hebitren Dalam Transformasi Kelembagaan Ekonomi Pesantren | ||
Penerbit | : Kolaborasi Pustaka Warga | |
Penulis | : | Ananto Triwibowo, Hasrun Afandi UM, Muhammad Mujib Baidhowi |
Tahun Terbit | : 2026 | |
Tebal Buku | : 78 Halaman | |
ISBN | : xxx-xxx-xx-xxxx-x | |
Edisi | : Pertama | |
Harga | : Rp. 16,000 | |
Sinopsis | : | Hebitren Provinsi Lampung menerapkan strategi kelembagaan yang berorientasi pada transformasi sistemik dan kolaboratif untuk memperkuat kemandirian ekonomi pesantren. Strategi ini mencakup tiga dimensi utama: (a) penguatan kelembagaan melalui pembentukan koperasi antar pesantren sebagai wadah integrasi ekonomi kolektif; (b) peningkatan kapasitas sumber daya manusia pesantren melalui pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan syariah, dan manajemen bisnis modern; serta (c) pengembangan jejaring ekonomi berbasis nilai-nilai Islam yang menekankan pada prinsip keadilan, keberlanjutan, dan ukhuwah. Melalui pendekatan ini, Hebitren berperan sebagai institutional intermediary yang menjembatani antara pesantren, lembaga keuangan syariah, pemerintah daerah, dan sektor swasta. Strategi tersebut memungkinkan terjadinya sinergi ekonomi antar pesantren dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan memperkuat fungsi kelembagaan pesantren dari entitas sosial-religius menjadi aktor ekonomi produktif. Dengan dukungan Bank Indonesia, Hebitren juga menerapkan pendekatan evidence-based policy melalui sistem informasi ekonomi pesantren yang terintegrasi untuk mendukung perencanaan dan evaluasi kebijakan.
|
| ||

0 Response to "Strategi Hebitren Dalam Transformasi Kelembagaan Ekonomi Pesantren"
Post a Comment